Menu

Mode Gelap
Gubernur Sulbar Minta Perubahan Pendekatan dalam Menarik Investor, Fokus pada Peluang Investasi

Mamuju

Pastikan Tepat Sasaran, SPPG Polres Majene Paparkan Detail Biaya Makan Bergizi Gratis Sesuai Juknis 2026

badge-check


					Umar, S.P. selaku Asisten Lapangan (ASLAP) SPPG Polri Polres Majene Perbesar

Umar, S.P. selaku Asisten Lapangan (ASLAP) SPPG Polri Polres Majene

Majene, kabarsulawesi.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Untuk menjawab rasa penasaran warga mengenai kualitas dan transparansi anggarannya, Umar, S.P. selaku Asisten Lapangan (ASLAP) SPPG Polri Polres Majene, angkat bicara langsung dari wilayah tugasnya di Desa Bababulo Utara.

Umar menjelaskan bahwa setiap porsi makanan yang sampai ke tangan warga sudah diperhitungkan dengan matang, baik dari segi nutrisi maupun biaya operasionalnya.

Dua Jenis Porsi: Beda Usia, Beda Kebutuhan

Menurut Umar, anggaran dibagi menjadi dua kategori sesuai dengan porsi yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok:

  • Porsi Besar (Rp15.000): Diberikan kepada mereka yang membutuhkan asupan lebih banyak, yakni ibu hamil, ibu menyusui, siswa SD (kelas 4-6), serta pelajar SMP dan SMA sederajat.

  • Porsi Kecil (Rp13.000): Disesuaikan untuk perut si kecil, mulai dari bayi, balita, hingga murid TK dan SD (kelas 1-3).

Ke Mana Saja Uang Tersebut Mengalir?

Umar menekankan bahwa uang tersebut tidak hanya habis untuk membeli lauk-pauk, tapi juga untuk memastikan makanan tersebut diolah secara profesional. Beliau merinci pembagiannya sebagai berikut:

  • Bahan Makanan (Hingga Rp10.000): Dana ini murni untuk belanja beras, protein (seperti ayam, telur, atau tempe), sayuran segar, dan buah-buahan. “Kami mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) di daerah kita agar kualitas bahan tetap yang terbaik,” ujar Umar merujuk pada pedoman teknis yang ada.

  • Biaya Dapur & Operasional (Rp3.000): Digunakan untuk biaya masak seperti listrik, gas, air, hingga transportasi pengantaran makanan agar tetap hangat sampai di tujuan. Selain itu, dana ini juga mencakup insentif bagi para relawan, guru, dan kader yang membantu di lapangan.

  • Fasilitas & Mitra (Rp2.000): Alokasi ini diberikan kepada mitra yang membangun dapur standar kesehatan, termasuk biaya sewa gedung dan perawatan alat masak supaya tetap bersih dan higienis.

Komitmen untuk Masyarakat

Seluruh aturan ini, lanjut Umar, sudah sesuai dengan Juknis Tata Kelola MBG Tahun Anggaran 2026. Transparansi ini diharapkan membuat orang tua tidak perlu khawatir lagi mengenai kualitas makanan anak-anak mereka.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap rupiahnya dipertanggungjawabkan untuk mencetak generasi yang lebih sehat dan kuat, khususnya di Bababulo Utara ini,” pungkas Umar.

By. Supri

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BADKO HMI Sulbar Kecam Dugaan Keberpihakan Polisi ke Korporasi Sawit Astra Agro

8 Maret 2026 - 08:21 WITA

DKP Mamuju Berbenah, Siap Wujudkan “Mamuju Keren”

19 Februari 2026 - 12:02 WITA

WRB-LPT dan PKSS Sulbar Gelar Arisan, Bahas Program Sosial Ramadhan

14 Februari 2026 - 13:49 WITA

Iuran Tinggi Jadi Sorotan, Tegar 77 Gelar Rapat Keamanan dan Ketertiban

14 Februari 2026 - 05:16 WITA

TK Negeri Pembina Kecamatan Mamuju Gelar Market Day Bertema Jajanan Sehat

14 Februari 2026 - 03:17 WITA

Trending di Mamuju